Supp & Ress


Istilah lainnya adalah penawaran dan permintaan. Sekarang mari kita perhatikan bersama ketika sebuah trend sedang berlangsung. Katakanlah sebuah uptrend. Adakah sebuah trend yang tidak pernah berakhir? Tentu tidak. Setiap kenaikan akan mencapai titik puncaknya untuk kemudian berhenti naik dan berlanjut dengan penurunan. Demikian juga sebaliknya, ketika harga bergerak turun, akan ada suatu saat dimana penurunan berhenti dan harga kembali naik.

Titik-titik dimana kenaikan dan penurunan harga tersebut berhentilah yang dinamakan titik support dan ressistance. Batas bawah dari pergerakan harga biasa dinamakan dengan Support / Permintaan sementara batas atasnya biasa disebut sebagai ressistance / Penawaran

Kedua titik tersebut sangat vital dalam trading Anda kelak.

Sebenernya banyak cara unik menentukan titik SnR tapi kali ini saya menggunakan Deret Fibo

Cara yang termudah dalam menentukan support dan ressistance adalah dengan mengetahui pergerakan harga terrendah dan tertinggi dimasa yang lalu pada periode tertentu, misalnya satu bulan. Coba perhatikan grafik berikut ini:

Kini persoalan berikutnya yang tertinggal adalah bagaimana mengetahui bahwa harga akan menembus titik support ressistance nya atau tidak. Hahaha, kalau sudah sampai disini Anda harus mempelajari beberapa instrumen analisa teknikal terutama yang bertipe oscillator untuk menegetahui titik jenuh beli atau jenuh jualnya. Perlu juga diperhitungkan situasi fundamental yang terjadi. Tidak mudah memang. Sebagian besar mengetahui titik-titik kritikal tembus tidaknya sup dan res dari pengalamannya setelah bertahun-tahun trading. Ya saya juga sih. Jadi harus diakui pengalaman itu penting